Hasil survei terhadap 2.312 mahasiswa PPKn menunjukkan hubungan kuat antara globalisasi dan nilai-nilai Pancasila

Penulis : Heri Kurnia (Dosen Prodi PPKn Universitas Pamulang)

Generasi muda dan mahasiswa memiliki peran penting dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di tengah arus globalisasi. Sumber : Ilustrasi AI/LABIQA.ID, 2026. Gambar dibuat menggunakan kecerdasan artifisial (AI)

LABIQA.ID – Globalisasi selama ini kerap dipandang sebagai salah satu tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Namun, hasil penelitian terhadap ribuan mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Indonesia menunjukkan temuan yang menarik: globalisasi justru memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa.

Penelitian tersebut dilakukan untuk menganalisis sejauh mana perkembangan globalisasi memengaruhi nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa PPKn di Indonesia. Kajian ini berangkat dari kenyataan bahwa globalisasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk semakin terbukanya akses terhadap informasi, berkembangnya teknologi, serta meningkatnya interaksi masyarakat dengan berbagai gagasan dan budaya dari berbagai belahan dunia.

Di satu sisi, kondisi tersebut memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperoleh pengetahuan secara lebih cepat. Namun di sisi lain, arus globalisasi juga dapat menjadi tantangan bagi aktualisasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa.

“Globalisasi tidak hanya memberikan dampak positif berupa kemudahan akses informasi, perkembangan teknologi, dan peningkatan wawasan global, tetapi juga berpotensi memengaruhi implementasi nilai-nilai Pancasila,” demikian latar belakang yang mendasari penelitian tersebut.

Libatkan 2.312 Mahasiswa

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan sasaran mahasiswa Program Studi PPKn dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Pamulang, Universitas Negeri Jakarta, dan STKIP Arrahmaniyah Depok.

Secara keseluruhan, penelitian melibatkan 2.312 mahasiswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang sebelumnya telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki tingkat kualitas yang sangat baik. Seluruh butir instrumen dinyatakan valid dengan nilai Corrected Item-Total Correlation antara 0,542 hingga 0,821.

Sementara itu, pengujian reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,931 untuk variabel globalisasi dan 0,947 untuk variabel nilai-nilai Pancasila. Angka tersebut menunjukkan bahwa instrumen penelitian tergolong sangat reliabel.

Kontribusi Globalisasi Capai 45 Persen

Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif, regresi linear sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F.

Hasil analisis regresi menunjukkan persamaan Y = 34,782 + 0,620X. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan positif antara globalisasi dan nilai-nilai Pancasila.

Kekuatan hubungan kedua variabel juga tergolong kuat. Hal tersebut terlihat dari nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,671.

Lebih jauh, nilai koefisien determinasi (R²) mencapai 0,450. Artinya, globalisasi memberikan kontribusi sebesar 45 persen terhadap nilai-nilai Pancasila yang diteliti. Adapun 55 persen lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian.

Hasil Uji Statistik Perkuat Temuan

Hasil penelitian juga diperkuat oleh pengujian secara parsial. Nilai t hitung sebesar 43,47, lebih besar dibandingkan t tabel sebesar 1,960, dengan tingkat signifikansi 0,000, yang lebih kecil dari 0,05.

Sementara itu, hasil uji simultan menunjukkan nilai F hitung sebesar 1.889,72, lebih besar dibandingkan F tabel sebesar 3,84, dengan tingkat signifikansi 0,000.

Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis penelitian diterima. Dengan kata lain, penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan globalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa Indonesia.

Tantangan Sekaligus Peluang

Temuan penelitian ini memberikan perspektif bahwa perkembangan globalisasi dapat menjadi peluang dalam memperkuat aktualisasi nilai-nilai Pancasila, khususnya di lingkungan perguruan tinggi.

Kemudahan memperoleh informasi dan meningkatnya wawasan global memungkinkan mahasiswa mengenal berbagai perspektif, perkembangan teknologi, serta dinamika kehidupan masyarakat internasional. Dalam konteks tersebut, nilai-nilai Pancasila dapat menjadi landasan bagi mahasiswa dalam menyaring dan menginterpretasikan berbagai pengaruh yang datang dari lingkungan global.

Meski demikian, angka kontribusi sebesar 45 persen juga menunjukkan bahwa globalisasi bukan satu-satunya faktor yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila. Sebanyak 55 persen kontribusi lainnya berasal dari faktor di luar variabel yang diteliti.

Artinya, penguatan nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa membutuhkan perhatian terhadap berbagai aspek lain, tidak hanya perkembangan globalisasi.

Penting bagi Pendidikan Pancasila

Penelitian ini sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menghadapi perubahan masyarakat yang semakin terbuka. Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan mengikuti perkembangan global, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mempertahankan dan mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan.

Bagi perguruan tinggi, temuan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengembangkan pembelajaran Pancasila yang relevan dengan perkembangan zaman. Pendidikan Pancasila dapat diarahkan tidak sekadar pada penguasaan konsep, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi berbagai persoalan di era globalisasi.

Dengan demikian, globalisasi tidak harus ditempatkan semata-mata sebagai kekuatan yang menggerus identitas nasional. Jika dihadapi dengan kemampuan literasi, pendidikan, dan pemahaman nilai kebangsaan yang memadai, perkembangan global justru dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk semakin memahami, mengembangkan, dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Heru Mustofa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *